Pemberani yang Penakut

Aneh. Ini aneh. Sudah 27 tahun usia saya dan saya masih saja penakut. Saya takut pada satu hal yang saya tidak pernah mengerti alasannya, padahal seharusnya ketakutan itu bisa saya atasi seiring bertambahnya usia. Setidaknya dulu saya berpikir begitu. Makanya saya membiarkan ketakutan itu melanda saya, tidak ada terapi, tidak perlu diperhatikan secara khusus. Toh nanti juga hilang kalau sudah dewasa, begitu pikir saya. Dan ternyata saya salah.

Pertama kali saya merasakan ketakutan itu ketika saya duduk di kelas 1 Sekolah Menengah Pertama. Saya menganggap ketakutan itu hal yang wajar karena saya merasa masih kecil, walaupun semua orang menganggap ketakutan saya berlebihan dan cenderung konyol. Tapi saya memang takut. Pada saat itu, saya menangis meraung-raung dan tidak mau keluar kamar saking takutnya. Orang tua saya hanya geleng-geleng kepala melihat anak perempuannya yang masih remaja bisa ketakutan sebegitu hebatnya. Untungnya, saya punya abang yang bisa mendengarkan dan memahami ketakutan saya, sehingga dia bisa menjelaskan dan membuat orang tua saya mengerti. Meskipun akhirnya sampai sekarang mereka suka sekali membahas dan menertawakan kejadian itu. Bagaimana tidak, ketakutan saya itu membuat kami sekeluarga pindah rumah.

Tapi sepertinya kepindahan itu hanya kebetulan saja. Kami memang berencana pindah rumah, kejadian saya menangis itu hanya mempercepat prosesnya. :p

Kembali lagi ke masalah ketakutan saya. Bertahun-tahun setelah itu saya tetap mengalami ketakutan yang sama pada kondisi-kondisi tertentu. Kenapa saya bilang pada kondisi tertentu? Karena terkadang saya tidak takut untuk mengahadapi hal itu. Awalnya saya tetap menganggap itu hal biasa karena setiap orang berhak merasa takut, nyaman, suka, atau benci terhadap sesuatu, kan? Lalu saya pun terbiasa menghindar dari hal itu daripada menghadapinya. Banyak orang mengingatkan bahwa saya tidak bisa terus-menerus seperti itu. Mereka bilang, saya harus mulai bisa mengahadapi ketakutan saya sendiri. Tapi mereka hanya bicara teori. Mereka tidak tahu rasanya memiliki ketakutan seperti yang saya miliki. Saya merasa tidak memiliki kemampuan untuk menghadapi situasi yang membuat saya takut dan tidak nyaman.

Dan sekarang, saat usia saya sudah menginjak 27 tahun, saya masih mengalami ketakutan yang sama? Apa artinya itu? Itu artinya saya tidak pernah belajar. Ya, saya tidak pernah belajar untuk menghadapi itu. Setidaknya begitu kata orang-orang. Tapi saya merasa saya sudah berusaha untuk menghadapi ketakutan saya, sesuai kemampuan yang saya miliki. Tapi hasilnya? Nol. Saya tetap takut terhadap hal itu. Saya takut bahkan sekedar untuk melihatnya. Lalu saya kembali pada cara yang selalu saya pakai selama bertahun-tahun: kabur.

Iya, saya tahu ini konyol. Setelah bertahun-tahun saya masih saja menggunakan cara-cara kuno. Primitif. Bahkan untuk sekedar menceritakan ketakutan saya pun saya merasa konyol. Karena ini memang konyol dan memalukan. Kalau saya ceritakan di sini, saya pasti akan menjadi bahan tertawaan seisi dunia. Saya sungguh tidak siap menerimanya.

Semua orang boleh bilang saya culun, cemen, atau apapun. Teman-teman saya bilang begitu. Mereka bilang saya keren untuk banyak hal tapi bisa-bisanya sangat konyol memiliki ketakutan semacam itu, pemberani untuk banyak hal tapi penakut untuk satu hal ini. Terserah. Saya hanya tidak suka merasa takut atau merasa tidak nyaman karena ketakutan itu, dan saya tidak bisa memikirkan cara lain. Itu saja. Harap maklum. Harap membantu.

 

Advertisements

2 thoughts on “Pemberani yang Penakut

  1. Ketakutan terhadap sesuatu hal yang lumrah, tapi kalau tidak hilang bisa jadi trauma. Lawan saja! Biarkan ketakutan itu “ketakutan” melihat keberanian kita..

    salam kenal
    :”)

    best regards,
    sangterasing

    1. Terima kasih, tapi saya belum punya kekuatan buat melawannya kang… :p

      Tadi saya ngintip ke blognya, seru, salam kenal juga 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s