Menunggumu

-menunggumu-

Mengapa waktu berjalan begitu lamban?

Apakah ia sudah tak punya tenaga

sekedar untuk menambah kecepatannya?

-P.S-

Puisi yang dikirimkan dari Bogor Biru lewat udara, menyebrang lautan hingga sampai di pedalaman Lampung. Puisi dari seseorang yang menanti saya pulang kala itu, puisi yang datang di hari ulang tahun empat tahun lalu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s