Salaman, yuk!

Beberapa hari yang lalu, saya bertemu dengan orang-orang baru. Seperti pertemuan pada umumnya, kami bersalaman satu sama lain dan saling menyebutkan nama sebagai salam perkenalan. Pertemuan hari itu mendorong saya untuk menulis tentang salaman. Iya, salaman.

Dalam banyak budaya di dunia, bersalaman atau jabat tangan dianggap sebagai cara terbaik menunjukkan keramahan kita. Jabat tangan merupakan komunikasi nonverbal yang di dalamnya dapat menunjukkan berbagai karakter orang yang melakukannya. Sentuhan atau respon yang diberikan ketika berjabat tangan pun menyiratkan makna tertentu, mulai dari ungkapan cinta, persahabatan, maaf, maupun kebencian.

Bersalaman sebaiknya dilakukan dengan diiringi senyum dan melakukan kontak mata, juga dengan gerakan yang sewajarnya. Bersalaman dengan genggaman yang berlebihan atau terlalu kuat (hand crusher) tentu akan menimbulkan rasa tidak nyaman bagi orang yang diajak bersalaman. Sebaiknya jangan melakukannya jika anda tidak ingin dinilai sebagai orang yang terlalu agresif.

Sadar maupun tidak, memang terkadang jabat tangan digunakan sebagai simbol untuk menunjukkan kekuasaan atau dominasi atas orang lain. Dominator handshake dilakukan dengan mengarahkan telapak tangan ke bawah (posisi tangan berada di atas tangan orang lain). Hal ini bisa saja terasa seperti ancaman bagi orang yang diajak bersalaman. Jabat tangan jenis ini biasanya dilakukan oleh orang yang penuh percaya diri untuk mengontrol situasi di sekitarnya.

Bagi orang yang tidak memiliki kepercayaan diri yang kuat seperti itu, jabat tangan justru menjadi hal yang enggan untuk dilakukan. Jika terpaksa melakukannya, biasanya tangannya menjadi berkeringat. Mungkin kita pernah juga seperti itu; tidak percaya diri, grogi, dan tegang ketika akan bersalaman.  Biasanya jika akan bersalaman dengan orang yang dikagumi atau dihormati. Perlu diingat, tangan yang berkeringat saat bersalaman menunjukkan karakter yang lemah, sehingga orang lain akan memandang sebelah mata hanya dengan sekali bersalaman. Jadi, percaya diri saja.

Bersikap ramah dan bersahabat tidak ada salahnya. Tapi sebaiknya hindari melakukan never-let-go handshake meskipun kita merasa sangat nyaman terhadap orang yang diajak bersalaman. Bersalaman dalam ukuran normal cukup dengan saling menggenggam dan mengayunkan tangan ke atas dan ke bawah maksimal dua kali. Jika terlalu banyak dan lama pun akan sangat mengganggu, kecuali memang sedang membuat lelucon. Tapi lelucon itu biasanya dilakukan dengan orang yang cukup akrab.

Situasi yang paling tidak menyenangkan, setidaknya bagi saya, ketika bersalaman adalah jika orang yang diajak bersalaman tidak memberikan energi pada tangannya. Maksudnya adalah tangan orang tersebut lemas atau bahkan hanya memberikan jarinya untuk bersalaman. Hal seperti ini (lagi-lagi bagi saya) menimbulkan kesan penolakan dari orang tersebut untuk berjabat tangan dengan saya. Ekstrimnya, orang tersebut mungkin tidak suka sehingga enggan bersalaman dengan saya.

Hal seperti itu membuat saya sedih bahkan tidak enak hati. Biasanya, setelah itu saya jadi ragu untuk berbincang dengan yang bersangkutan karena mungkin dia merasa terganggu. Walaupun mungkin orang tersebut tidak bermaksud demikian.

Nah, maka dari itu sepertinya penting untuk mengenali dengan baik jenis jabat tangan agar tidak memberi kesan buruk saat melakukannya. Salaman kan gerbang pembuka dalam pertemanan, jadi sebaiknya dilakukan dengan mantap, percaya diri, dan hati yang tulus untuk berteman. Konon, sentuhan dari jabat tangan juga bisa menyembuhkan hati yang sedang kesal lho. Coba deh salaman, yuk. 😀

Ini ada video lucu tentang handshake. Enjoy! 😉

Advertisements

4 thoughts on “Salaman, yuk!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s