Pada Suatu Sore Bulan Februari

musim hujan yang hampir berakhir,
mengundang kemarau bergegas
tiba di rumahmu
mengeringkan bunga-bunga kertas di
kebun belakang

dalam ingatannya,
waktu berhenti pada suatu sore di bulan Februari
gerimis yang jatuh di kebun itu
satu-satunya penanda waktu
bersama kursi tua dan meja kayu yang
menyaksikan perpisahan kopi dengan
cangkir yang pernah erat
memeluknya

di suatu sore bulan Februari,
tak dibiarkannya kenangan menua

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s