Kunang-kunang dan Gerimis

Kerap aku bertanya pada jejak gerimis
Apa yang dibawanya kali ini pada rumput
yang merindukan percakapan
Kisah perjalanan panjang yang disaksikan matahari dan bulan
Menunggu sejenak

Di pohon itu, tetes air mengundang
Sepasang sayap kunang-kunang
Aku bisa melihat cahayanya di antara dedaunan
Berbisik pada sore dan gerimis
Mendekat perlahan

“Aku telah menghitung jejak gerimis,” katanya sore itu
Di sungai kaki Gunung Halimun
Mengalir deras kisah kunang-kunang petualang

 

*Bogor, 18 Februari 2016

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s