1 Day Trip Lombok Timur; dari Gunung ke Laut

Bicara tentang Lombok, para traveler biasanya langsung menyebut Senggigi atau Gili Trawangan. Kedua tempat wisata tersebut memang sangat terkenal dan menarik para wisatawan untuk berkunjung. Padahal secara keseluruhan, Lombok memiliki pesona yang luar biasa dan tak akan habis untuk dikagumi. Lombok Timur, misalnya. Meskipun kabupaten seluas 160.555 hektar ini potensi wisatanya belum banyak diekspos, ternyata punya banyak sisi eksotis yang juga wajib dijelajahi.

Tenang saja. Tak perlu waktu banyak untuk berkeliling ke beberapa tempat di Lombok Timur karena wilayahnya yang tidak terlalu luas. Kita bahkan bisa melihat laut dan Pulau Sumbawa dari atas bukit. Ini nilai tambah untuk para wisatawan yang masa liburannya singkat. Tentu saja jika punya waktu lebih banyak akan lebih puas menyelami wisata di Pulau Seribu Masjid ini.

Pusuk Dicinta, Wisatawan pun Tiba

Wisata pegunungan yang cukup terkenal di Lombok Timur adalah Sembalun karena merupakan salah satu pintu masuk untuk pendakian Gunung Rinjani. Selain para pendaki yang kerap terlihat wara-wiri di Sembalun, banyak juga wisatawan yang sekadar menikmati pemandangan. Keindahan panorama yang tersaji dari atas bukit membuat para wisatawan betah untuk berlama-lama di sana, sekadar menghirup udara segar sampai selfie untuk stok profile picture akun media sosial.

Lokasi untuk berfoto di Pusuk, Sembalun.
Lokasi untuk berfoto di Pusuk, Sembalun.

Tentu saja potensi tersebut tidak dilewatkan begitu saja oleh warga sekitar. Kini di Sembalun, tepatnya di Pusuk, terdapat fasilitas yang disediakan secara khusus agar aktivitas berfoto lebih memuaskan. Wisatawan hanya cukup membayar Rp 2.000 per orang untuk bisa berfoto dengan latar panorama yang mengesankan. Belum lagi kehadiran puluhan monyet ekor panjang yang turut meramaikan suasana.

Sayangnya, wisatawan tidak diberikan edukasi agar tidak memberi makan para macaca itu. Akibatnya, monyet-monyet tersebut jadi terbiasa dengan makanan pengunjung sehingga cenderung agresif untuk merebut makanan dari tangan pengunjung :(. Tapi bagaimanapun, Sembalun sangat sayang untuk dilewatkan begitu saja. Hanya saja, jadilah wisatawan yang baik dan benar dengan tidak membuang sampah sembarangan agar Sembalun tetap indah tanpa sampah. Bukankah kebersihan sebagian daripada iman?

Jika berwisata dengan keluarga, kita bisa mampir ke kebun-kebun stroberi yang berjajar di pinggir jalan utama. Anak-anak pun bisa mendapat pengalaman memetik stroberi sendiri di sana. Sembalun juga menyediakan banyak penginapan sehingga tak perlu khawatir jika ingin bermalam sambil menikmati sejuknya udara pegunungan.

Saya sarankan untuk berkeliling di Sembalun ini. Kamu bisa menemukan lokasi terbaik untuk berfoto dengan latar Gunung Rinjani utuh lho. 😉

Salah satu lokasi berfoto dengan latar Gunung Rinjani.
Salah satu lokasi berfoto dengan latar Gunung Rinjani.

Dari Gunung ke Laut

Jika Lombok Barat punya Senggigi dan Lombok Utara punya Gili Trawangan, Lombok Timur juga punya wisata pantai yang tak kalah indahnya. Gili Kondo, Gili Kapal, Gili Bidara, Gili Petagan. Keempat pulau kecil di Selat Alas ini masuk dalam wilayah Lombok Timur, tepatnya Kecamatan Sambelia. Waktu tempuh untuk menyeberang sekitar 15-20 menit menggunakan perahu mesin.

Kapal penyeberangan ke Gili Kondo
Kapal penyeberangan ke Gili Kondo

Tarif penyeberangan PP sebesar Rp 25.000 per orang. Pemilik kapal akan menunggu sampai kita puas bermain-main dan menikmati pasir putih di gili. Kita juga bisa menyewa satu kapal untuk mengunjungi keempat gili tersebut dengan biaya sewa sekitar Rp 400.000 yang bisa diisi oleh 10 orang. Kita juga bisa snorkeling menikmati keindahan habitat laut di sekitarnya.

Tidak ada penginapan di Gili Kondo maupun tiga gili lainnya. Jika ingin bermalam di sana, siapkan tenda dan perbekalan makanan yang cukup. Tentu saja perlu izin terlebih dahulu pada pihak pengelola. Warung-warung yang ada di Gili Kondo hanya buka saat ramai wisatawan, biasanya akhir pekan dan waktu libur tertentu. Saya pernah ke sana hari Selasa dan tidak ada satupun penjual makanan, Untung saja kami membawa nasi dan plecing kangkung, makanan khas Lombok.

Mengunjungi Gili Kondo adalah pilihan tepat jika sedang mencari inspirasi. Perpaduan pasir putih dan perairan Selat Alas yang tenang cukup memberi efek menenangkan bagi pikiran kita, sehingga membantu kerja otak untuk melahirkan ide-ide cemerlang. Pikiran tenang, hati pun senang. 🙂

Pasir putih di Gili Kondo.
Pasir putih di Gili Kondo.

Tak Kenal Maka Tak Sayang

Bagi saya, wisata tak lengkap tanpa mengenal budaya setempat. Setelah dari gunung dan laut, sempatkanlah untuk mengunjungi Kampung Adat Limbungan dan Makam Selaparang. Kedua tempat ini menyimpan banyak cerita sejarah dan budaya Suku Sasak yang menarik untuk disimak.

Rumah adat di Kampung Adat Limbungan.
Rumah adat di Kampung Adat Limbungan.

Kampung Adat Limbungan berada di Desa Perigi, Kecamatan Suela. Bentuk rumah-rumah di perkampungan ini masih tradisional dari bilik bambu. Meskipun demikian, masyarakat Limbungan sudah mulai tersentuh teknologi. Sejak listrik mengaliri kampung tersebut, mulai muncul parabola di beberapa rumah. Beberapa pihak menyayangkan hal tersebut karena dianggap dapat mengubah pola hidup masyarakat di sana. Tapi sampai saat ini, setidaknya nilai-nilai tradisi dan gotong-royong masyarakat masih terjaga.

Sejarah Lombok, seperti sejarah juga sejarah wilayah lainnya, menarik untuk diselami. Biasanya banyak versi yang beredar; ada yang saling melengkapi, ada juga yang bertolak belakang dan membuat bingung. Hehehe. Tapi sejarah Kerajaan Selaparang adalah salah satu yang perlu dikenali dari Lombok. Salah satu lokasi bersejarah yang diyakini sebagai makam Selaparang berada di Kampung Presak, Desa Selaparang, Kecamatan Pringgabaya. Tempat ini sering dikunjungi wisatawan yang ingin berziarah atau sekadar penasaran. Jika ingin memasuki kawasan makam, wisatawan diwajibkan dalam keadaan suci (berwudhu).

Pintu masuk area pemakaman Selaparang.
Pintu masuk area pemakaman Selaparang.

Peninggalan zaman kerajaan di Lombok Timur yang masih tersisa hingga saat ini adalah Peresean. Tradisi bertarung antara dua orang pepadu (petarung) ini konon awalnya dilakukan pada masa kerajaan untuk memilih prajurit. Selain itu juga sebagai upacara adat para prajurit kerajaan usai mengalahkan lawan di medan perang. Saat ini peresean lebih banyak digelar sebagai pertunjukan seni dalam perayaan-perayaan tertentu maupun ajang silaturahmi antar daerah. Jika beruntung, kita bisa menyaksikan Festival Peresean di desa-desa tertentu saat berkunjung ke Lombok Timur.

Tradisi peresean.
Tradisi peresean.

Jika berkunjung ke Lombok saat “musim hajatan”, kita bisa menyaksikan tradisi nyongkolan atau bejango. Ini adalah adat dalam perkawinan di Lombok, yakni mengantarkan pengantin dari kediaman laki-laki ke kediaman perempuan. Proses nyongkolan ini ramai mirip arak-arakan atau pawai. Pengantin dan rombongan berjalan kaki dengan diiringi musik gendang belek dan kecimol. Jika punya banyak waktu, cobalah tinggal dan menyatu dengan masyarakat Lombok, siapa tau pas lagi ada begawe.

Potensi wisata yang sangat banyak di Lombok ini sedang digadang-gadang menjadi wisata halal. Pemerintah provinsi maupun kabupaten tengah menyiapkan berbagai regulasi beserta sarana prasana yang dapat mendukung tujuan tersebut. Harapannya, meskipun Lombok menjadi destinasi favorit wisatawan, domestik maupun asing, tidak mengubah kultur masyarakat Lombok. Tentu saja wisatawan harus menghargai tata krama dan norma-norma yang berlaku di sana.

Selamat menjelajah Lombok Timur! 😉

14753663_665157246985496_4265934005720542775_o

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba Blog Promosi Lombok Sumbawa 2016 yang diselenggarakan oleh GenPI Lombok Sumbawa.

Advertisements

3 thoughts on “1 Day Trip Lombok Timur; dari Gunung ke Laut

  1. Banyak yang menulis ttg wisata dan aktiviatas berwisata pada tulisannya tpi hapir jarang yg menulis pesan mengenai sampah.
    Jadilah pencinta alam bukan penikmat alam.

  2. Iyaa saya ke lombok udah lama banget..dan Gili Trawangan belom stenar skrng..dulu palingan yg tenar senggigi…

    Good view mbak..sembalon saya masukan list akhir tahun ini.. 😂😁

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s